SIAPA DAKU (Sarbini MHI)
Dengarlah kisah ini wahai putraku tercinta
Walaupun kau sekarang tak melihatku, bahkan tak mengenalku
Tapu aku ada
Dan kau mendengar suara jiwaku dengan telinga lubuk hatiku
Sejak ratusan bahkan lebih dari seribu tahun yang lalu
Aku berdiri gagah memayungi moyangmu, mempersatukan mereka
Mereka memang moyang teladan, murni di jalan kemurnian
Gagah berjuang menegakan kebenaran
Hidup jaya atau mati mulya
Dan akulah pemersatu dan pemayung mereka
. . . . . . . . . . .
Antum dapat mendownload syair di atas dalam bentuk format MP3. Yang dapat kita dengarkan dan kita renungkan, Apakah kita orang yang mampu menyamai moyang kita yakni para Salaaful Ummah (Generasi Terdahulu) yang senantiasa berdiri gagah dalam merobohkan benteng-benteng kebatilan, dan memukul hancur para penyembah salib.
Atau…kita adalah orang yang bahkan menjadi bahan permainan orang-orang yang dulu dihancurkan oleh pendahulu kita ???. Dan menjadikan penyembah salib sebagai panutan kita ??? (Na’udzubillah)
Silahkan antum mendownload syair tersebut di sini



